HARIAN MERAPI – Kegiatan buka puasa bersama banyak digelar berbagai pihak saat Bulan Ramadhan.
Seperti halnya, awal pekan ini, komunitas pengusaha muslim yang tergabung dalam Indonesia Islamic Busines Forum (IIBF) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Forum Komunikasi (Forkom) UMKM Sleman menggelar buka puasa bersama di Joglo Beli Indonesia, Ngaglik, Sleman.
Menurut Ketua Forkom UMKM Sleman, Marsono Budi Raharjo, antara Forkom Sleman dengan IIBF Wilayah DIY mempunyai banyak hal yang dapat saling disinergikan atau dikolaborasikan.
Baca Juga: Kenapa para pemudik banyak memilih kereta api, ini dia jawabannya
Salah satunya terkait Gerakan Beli Indonesia yang banyak digaungkan IIBF sangat selaras dengan program-program kerja Forkom UMKM Sleman.
“Kami siap bersinergi dengan IIBF, semoga ke depan ada MoU atau saling kerja sama lebih masif lagi, misalnya ada workshop kewirausahaan di tingkat kapanewon maupun kalurahan,” ungkap Sony sapaan akrab Marsono.
Forkom UMKM Sleman sendiri, lanjutnya, baru terbentuk pada Desember 2022 lalu.
Tentang pembentukan Forkom UMKM Sleman, bahkan ada dalam Peraturan Bupati Nomor 49 Tahun 2022.
Kepengurusan Forkom UMKM tingkat kalurahan dan kapanewon pun sudah terbentuk.
“Yang hadir pada kesempatan saat ini baru pengurus Forkom UMKM Sleman dan perwakilan tingkat kapanewon,” papar Sony saat ditemui di sela-sela acara.
Sementara itu Koordinator IIBF Wilayah DIY, Mukhlis Hari Nugroho SE antara lain menjelaskan seputar profil IIBF tingkat Pusat hingga Wilayah DIY.
Termasuk pula seputar Gerakan Beli Indonesia yang dideklarasikan pada 26 Juni 2011 di Solo, Jawa Tengah dalam puncak acara Kongres Kebangkitan Ekonomi Indonesia.
“Dalam kongres ini antara lain dihadiri Penggagas dan Pemimpin Nasional Gerakan Beli Indonesia, Bapak Heppy Trenggono yang juga sekaligus Presiden IIBF. Ada pula Bapak Joko Widodo saat masih menjadi walikota Solo dan beberapa tokoh nasional lain,” jelas Mukhlis.
Dipaparkan Mukhlis yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Minuman dan Makanan (Aspika) DIY, Gerakan Beli Indonesia lahir atas keresahan anak bangsa akan kondisi bangsa secara ekonomi, antara lain karena membanjirnya produk-produk asing ke Indonesia.
Penjajahan ekonomi semakin memprihatinkan, ketika semakin memmbludak dan mendominasinya produk-produk asing ke Indonesia, sehingga Gerkaan Beli Indonesia mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari pemimpin, birokrat dan seluruh elemen masyarakat untuk lebih mencintaai dan membeli produk-produk anak bangsa.
“Gerakan Beli Indonesia itu sejatinya adalah Gerakan Membangun karakter bangsa dan leadership kepemimpinan,” tandas Mukhlis yang Ketua Bidang Ekonomi dan Agribisnis Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) DPW DIY.
Salah satu peserta buka puasa bersama tersebut, Agung S dari Forkom UMKM Kalasan mengungkapkan merasa senang dapat mengikuti acara dari awal sampai akhir.
Selain bisa menambah persaudaraan dan mempererat silaturahmi, ia juga dapat mendapat banyak tambahan ilmu serta wawasan saat ada bincang-bincang bisnis sebelum maupun setelah buka puasa bersama.
“Selain buka puasa bersama seperti sekarang, semoga kegiatan-kegiatan bermanfaat kolaborasi antara IIBF DIY dan Forkom UMKM Sleman bisa rutin dilaksanakan,” harapnya. *
